ITCW Laporkan Dugaan Menyimpang Exkavator Dinas PKP Parepare

0
8
Ilustrasi

PAREPARE-klipnews.com-‎Dugaan menyimpang pengoprasian alat berat (Exkavator) di Kantor Dinas Perikanan Kehuatan dan Pertanian (PKP) Parepare, Sulawesi Selatan, di bawah kerana hukum.

Koordinator Indonesia Timur Coruptions Wacht (ITCW) Parepare, Jasmir Laintang menegaskan, hari ini pihaknya akan melaporkan langsung kasus tersebut kantor Kejaksaan Negeri Parepare.

“Berkas laporan akan kami serahkan ke pihak Kejaksaan,”tegas Jasmir, usai ditemui. Senin 4 Desember 2017.

Dia menjelaskan, laporan yang diajukan berdasarkan hasil temuan yang dilakukan‎ pihaknya, exkavator bantuan dari pemerintah pusat tahun 2013 tersebut di komersilkan oleh pihak swasta kemudian hasil sewa diduga kuat dinikmati oleh oknum pejabat PKP.

“Dalam sejam alat berat itu disewakan hingga 350 ribu, kebijakan itu sudah berjalan sejak tahun 2013. Yang kami pertanyaan hasil sewanya, kita duga ada pelanggaran hukum didalamnya,”jelasnya.

Dia mengungkapkan, ada juknis dalam pemanfaatan alat berat tersebut.
Diapun berharap kejaksaan negeri Parepare menindaklanjuti laporan yang diajukan tersebut.

“Kami minta Kejaksaan profesional dalam menindaklanjuti kasus ini,”tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perikanan ‎kantor Dinas PKP Parepare, Nasir,
mengakui komersialisasi bantuan yang diperuntukkan bagi kelompok perikanan tersebut.
Namun‎ dia membantah jika hal itu dikatanan suatu penyimpangan.

“Ada juknisnya dan itu sebuah pelanggaran karena alat berat itu sudah
dihibahkan ke kelompok perikanan, kami tinggal melakukan pengawasan,”dalih dia.

Hal yang sama juga dikatakan oleh mantan kepala Dinas, Damilah Husain,
dia mengatakan, pemanfaatan alat berat itu sudah sesuai dengan petunjuk tekhnis.

“Sudah sesuai dengan juknis,”ucap Damilah

TINGGALKAN KOMENTAR