Asyik Nyabu Lima Pelanggan dan Pekerja Salon Kecantikan Dibekuk Polisi

0
62
Lima Muda Mudi di Bone Akhirnya Meringkuk di Ruang Tahanan Unit Satuan Narkotika Polres Bone setelah mereka Kepergok Polisi Sedang Berpesta Sabu di Sebuah Salon Kecantikan di Jalan Salak Watampone

BONE –klipnews.com-Nekad pesta narkoba di dalam salon lima muda mudi pelanggan dan pelayan salon di bone sulawesi selatan dibekuk polisi dari tangan mereka turut diamankan barang bukti sabu dan perangkat alat hisap sabu.

Muda mudi tersebut akhirnya meringkuk di ruang tahanan unit satuan narkotika polres bone setelah mereka kepergok polisi sedang berpesta sabu di sebuah salon kecantikan di jalan salak Watampone Keluraan Macege Kabupaten Bone Senin Malam 7 Agustus 2017.

Kelimanya masing-masing Safriadi, Arifin, Fauzi Tami, Novrianti dan Jusman merupakan pelaku yang sudah lama diincar polisi. Dari tangan mereka turut diamankan sisa sabu didalam pipet, perangkat alat hisap serta sejumlah handpone milik para pelaku //

“mereka datang dan saya diajak… saya pekerja disalon itu… saya baru kenal mereka… dan mereka mengajak pesta sabu… lalu saya ikuti mereka”  tutur Novrianti.

Aktifitas mencurigakan di dalam Salon Kecantikan tersebut memang sudah lama menjadi perhatian Polisi, hal tersebut diungkap AKBP Kadarislam Kapolres Bone saat memberikan keterangan pers dihadapan sejumlah awak media di Polres Bone Selasa 8 Agustus 2017.

“penangkapan ini berawal laporan warga tetang aktifitas didalam salon yang sering berpesta narkoba… setelah anggota kami melakukan penyelidikan akhirnya kami bekuk mereka… diamankan dua wanita pekerja salon dan tiga pria pelanggan salon… untuk pengembangan kami masih mencari penyuplai barang tersebut…”

AKBP Kadarislam Kapolres Bone Memberikan Keterangan Pers Dihadapan Sejumlah Awak Media di Polres Bone Selasa 8 Agustus 2017

Dari keterangan kelima pelaku dihadapan polisi terungkap barang haram tersebut disuplai dari seorang bandar yang saat identitasnya tengah dikantongi polisi, polisi saat ini tengah melakukan pengejeran terhadap bandar narkoba tersebut.

Sementara kelima pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik polisi dan menunggu proses hukum selanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR