Waduh, Pejabat Akta Tanah ini diduga Palsukan Tandatangan

0
175
Foto, Ilustrasi

BONE- klipnews.com– Pejabat pembuat akta tanah (notaris) di Bone, Mena Bahra, dipolisikan lantaran diduga telah melakuakan penipuan terhadap klienya, irma suryaningrat.

Berdasarkan data yang diperoleh klipnews.com, menyebutkan kejadian ini berwal saat korban membeli sebidang tanah di jalan mesjid kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanere Riattang, seluas 1,6 hektar, untuk peruntukan perumahan. Dari tangan pemegang hak Abdul Hamid bin lide melalui pejabat akta tanah Mena Bahra.

Hanya saja, tanah yang dimaksud sudah dipindah tangankan ke pihak ketiga, tanpa sepengatahuan pembeli pertama, irma Surya ningrat.

Merasa tertipu, korban pun melaporkan pejabat akta tanah tersebut, karena dinilai telah melakukan pemalsuan tanda tangan, dan membuat pernyataan tidak keberatan apabila tanah tersebut dijual kembali kepada pihak ketiga.

korban, irma suryaningrat, mengaku pernyataan tersebut dibuat sepihak oleh Mena bahra notaris. Selain itu Irma Surya Ningrat, mengaku dalam pernyataan yang dibuat oleh pejabat tersebut diakui bukan dirinya yang tanda tangan bahkan saat ini dia berada di Jakarta.

“Pernyataan itu bukan saya yang tanda tangan. Ini saya lagi di Jakarta, jadi semuanya itu palsu,” Ungkap Irma.

Sementara itu, kasat Reskrim Polres Bone AKP Hardjoko, Kamis (8/12/2016) mengungkapkan bahwa saat ini Mena Bahra yang diduga melakukan pemalsuan dokumen, sudah di laporkan di kepolisian dan sudah berproses sejak bulan Maret 2016 lalu, dan hasil labfor tanda tangan tersebut dinyatakan palsu.

“Berdasarkan hasil labfor tanda tanganya palsu. kalau proses hukumnya sudah di tingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan, dan segera akan kami limpahkan ke kejaksaan,” Jelas Hardjoko.

TINGGALKAN KOMENTAR