HEBOH, Beredar Video Cewek di Pinrang Dipukul dan Ditendang Tanpa Perlawanan

0
727
Screenshot Video Seorang Cewek dianiaya

PINRANG, klipnews.com– Pengguna media sosial (facebook) digegerkan dengan sebuah video salah seorang cewek berjilbab dianiaya dengan cara ditendang dan dipukul. Video tersebut pertama kali diunggah “Sindy Putrye” diakun Facebooknya pada 17 November 2016 lalu.

Video tersebut menjadi viral di media sosial, Hingga kini Video itu telah ditonton dan dibagikan sebanyak 49.933. Didalam video itu nampak cewek yang dianiya disebuah lorong mengenakan jilbab warna putih dan pakaian kaos panjang warna putih didasari hitam.

Cewek yang dianiaya dengan cara dipukul, dan ditendang hingga terjatuh ditanah, dia terlihat pasrah tanpa melakukan perlawanan. Korban hanya terlihat menangis terseduh-terseduh atas perlakukan yang dilakukan oleh sang perempuan.
`
Tiga orang perempuan merupakan pelaku utama dalam video tersebut. Lebih mirisnya diakhir video itu para pelaku nyaris menelanjangi korban. Baju korban dibuka paksa oleh tiga orang pelaku itu.

Sementara data yang diperoleh klipnews.com, kronologis kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada hari rabu 2 november 2016 sekira Pukul 15.00. Wita. Tempat Kejadian Perkara (TKP) didepan SMPN 5, Kelurahan Data Kecamatan Duampanua, berdasarkan laporan Polisi Lp/55/XI/2016/ Res. PINRANG/ Sek Duampanua.

Hingga kini, Pihak Kepolisian Resor (Polres Pinrang) telah mendalami dugaan kasus penganiayaan tersebut. Identitas para pelaku sudah diketahui, namun penyidik perlu melakukan kelengkapan berkas

Kapolres Pinrang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leo Joko Triwibowo, menuturkan bahwa awalnya insiden penganiayaan itu dilaporkan di Polsek Duampanua. Namun pihaknya menganggap insiden itu adalah kasus atensi sehingga perlu ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pinrang.

“kami akan melakukan pemeriksaan saksi tambahan sebagai langkah awal. Setelah pemeriksaan para saksi sudag cukup, maka akan dibuatkan surat perintah penangkapan. Tadi saya sudah instruksikan supaya kasusbini diambil alih oleh Polres Pinrang,” Ujar AKBP Leo Joko Triwibowo, minggu (20/11/2016).

TINGGALKAN KOMENTAR