Jurnalis Bone Kecam Kekerasan Oknum Polisi terhadap Wartawan BKM di Sinjai

0
85
Aksi solidaritas jurnalis bone, meminta oknum polisi ditindak tegas atas tindak kekerasan yang dilakukan terhadap wartawan

BONE- klipnews.com– Puluhan jurnalis dari media cetak dan elektronik berunjuk rasa di Tugu Bundaran Watampone, Sabtu (5/11/2016). Para jurnalis ini mengecam aksi kekerasan oknum Polisi di Kabupaten Sinjai yang menganiaya wartawan saat peliputan unjuk rasa Mahasiswa di Sinjai, Jumat (4/11/2016) kemarin.

Dalam aksi damai itu, demonstran meminta agar oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan kepada wartawan Berita Kota Makassar (BKM) Muh.Syahidin di Sinjai di tindak tegas dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku.

Salah satu Jurnalis dari media cetak, Saenal Abidin,menuturkan bahwa tidak sepantasnya oknum aparat melakukan tindakan kekerasan kepada wartawan saat sedang melakukan peliputan.

“Kami dalam menjalankan tugas di lapangan dilindungi oleh undang-undang. Kami kutut dan kecam Tindakan arogansi oknum aparat yang melakukan tindakan kekerasan kepada wartawan di Sinjai,” Tegas

Saenal dalam orasinya.

Senada dikatakan, Suparman Warium, salah satu jurnalis media online, mengatakan aksi keprihatinan ini dilakukan atas tindakan arogansi dari aparat Polisi yang telah memukul seorang wartawan yang sedang melakukan peliputan.

Dia menyayangkan tindakan semena-mena yang dilakukan oknum polisi itu, karena seharusnya anggota polisi bisa melindungi warga sipil. Menurut dia, dengan alasan apapun tidak dibenarkan tindakan kekerasan, apalagi ini dilakukan oleh anggota polisi kepada seorang wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan.

“Kami mengutuk sikap arogansi oknum anggota polisi di Sinjai terhadap wartawan maupun terhadap siapapun,” Tegas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa tindakan arogansi terhadap wartawan BKM di Sinjai saat meliput unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Sinjai terkait kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

TINGGALKAN KOMENTAR