Proyek Revitalisasi IKM Disperindag Bone, Dinilai Mubassir

0
127
BONE- klipnews.com – Proyek Revitalisasi IKM Pengolahan Logam yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bone Tahun 2016, dengan anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp 1.642.034.000, disinyalir ada kongkalikong pada pengerjaan proyek tersebut.

Hal tersebut terkuak karena lokasi pengerjaan proyek tersebut dipindahkan sepihak tanpa alasan yang jelas. Dimana sebelumnya Dusun III Abbolangnge yang ditunjuk, namun secara diam-diam ternyata dipindahkan ke Dusun IV Bilae, Desa Lappo Ase, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulsel.

Ketua kelompok pandai besi Dusun III Abbolangnge, Mappatang, saat ditemui beberapa hari yang lalu mengungkapkan jika pihak dari Disperindag Bone sebelumnya telah menyetujui lokasi Abbolangnge untuk dijadikan tempat pembuatan sentra pandai besi, namun dibelakang dipindahkan di Dusun IV Bilae.

“Kami semua heran, karena lokasinya dipindahkan ke dusun Bilae sementara Abbolangnge sudah disetujui karena sudah memenuhi persyaratan dimana harus ada minimal 20 pandai besi dan disini itu ada 23 orang. Tapi kenapa ada statement lokasinya dipindahkan di Bilae sementara pandai besi yang ada disitu hanya lima orang saja,” Ungkap Mappatang.

Mappatang mengatakan jika sebelumnya juga sudah pernah ada konsultan datang di lokasi dan telah disepakati ukuran lokasinya (36×38) meter, Nilainya Rp100 juta. Bahkan karena sudah disepakati sehingga pohon jati pemilik tanah sudah ditebang.

Kepala Disperindag Bone, A. Sumardi Sulaiman, membantah mengenai adanya bagi-bagi atau semacamnya, ia mengatakam kalau pihaknya pernah menunjuk Dusun Abbolangnge sebagai lokasi tujuan.

“Pemilihan lokasi yang ada sekarang berdasarkan kesepakatan hasil rapat di tingkat kecamatan, banyak tempat yang kita lihat cuman yang disepakati di situ dan pusat juga setujui,” Katanya.

Sementara Pemerhati Budaya Kabupaten Bone, A. Ardiman, menilai kalau pemilihan lokasi kedua sangat tidak tepat untuk dijadikan sebagai lokasi sentra pandai besi. Dimana menurut Ardiman Abbolange menurut sejarah itu menjadi pusat pandai besi di Kabupaten Bone, bahkan ia mengatakan kalau pandai besi yang ada di Dusun Bilae berguru di Abbolange.

“Ini proyek bisa saja jadi proyek mubazir nantinya. Kalau tidak ditempatkan di lokasi yang sesuai peruntukannya. Apalagi, Bupati Bone, A. Syamsul Alam periode 1983-1988 sudah meresmikan daerah ini sebagai Desa Industri Kecil Pengrajin Pandai Besi,” Papar Ardiman.

Kalau Proyek tersebut tetap dilanjutkan, Lanjut Ardiman, ia tidak segan-segan melaporkan kepada pihak yang berwajib. “kami menduga Revitalisasi IKM ini jadi ajang proyek bagi-bagi keuntungan dengan nilai Rp. 1,6 miliar untuk revitalisasi IKM pengolahan logam juga sangat tinggi,” Tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR